Rabu, 15 November 2017

KUMPULAN MATA KULIAH

SURVEI EVALUASI PENERAPAN  KURIKULUM 13
DI SD NEGEI NO.23/X MUARA SABAK
 KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR JAMBI


BAB I
PENDAHULUAN
A.   Latar Belakang Masalah
      Kurikulum memegang kedudukan kunci dalam pendidikan, sebab berkaitan dengan penentuan arah, isi dan proses pendidikan, yang pada akhirnya menentukan macam dan kualifikasi lulusan suatu lembaga pendidikan. Kurikulum menyangkut rencana dan pelaksanaan pendidikan baik dalam lingkup kelas, sekolah, daerah, wilayah maupun nasional.
      Pendidikan di negara Indonesia saat ini masih mengalami berbagai macam persoalan. Persoalan tersebut tidak mudah diselesaikan, karena substansi yang ditransformasikan selama proses pendidikan dan pembelajaran selalu berda dibawah dibawah tekanan kemajuan dan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kemajuan masyarakat. Salah satu persoalan pendidikan kita yang masih menonjol saat ini adalah adanya kurikulum yang mengalami pergantian dari tahun ke tahun dan membebani peserta didik tanpa ada arah pengembangan yang benar-benar di implementasikan sesuai dengan perubahan yang diinginkan pada kurikulum tersebut.
      Perubahan kurikulum harus diantisipasi dan dipahami oleh berbagai pihak, karena kurikulum sebagai rancangan pembelajaran memiliki kedudukan yang sangat strategis, yang menentukan keberhasilan pembelajaran secara keseluruhan, baik proses maupun hasil. Sekolah sebagai pelaksana pendidikan, baik kepala sekolah, guru, maupun peserta didik sangat berkepentingan dan akan terkena dampak langsung dari setiap peubahan kurikulum. Perubahan kurikulum merupakan perubaha yang sagat mendasar dalam sistem pendidikan nasional, dan akan mengubah komponen-komponen pendidikan lainnya.
      Kurikulum bersifat dinamis karena selalu berubah-ubah sesuai dengan perkembangan dan tantangan zaman. Semakin maju peradaban suatu bangsa, maka semakin berat pula tantangan yang dihadapinya. Persaingan ilmu pengetahuan semakin gencar dilakukan oleh dunia internasional, sehingga indonesia juga dituntut untuk dapat bersaing secara global demi mengangkat ,martabat bangsa. Oleh karena itu, untuk menghadapi tantangan yang akan menimpah dunia pendidikan kita, ketegasan kurikulum dan implementasinya sangat dibutuhkan untuk membenahi kinerja pendidikan yang jauh tertinggal  dengan negara-negara maju di Dunia. Karena seringnya perubahan kurikulum ini membuat para orang-orang yang ada dalam pendidikan termasuk birokrat pendidan baik yang dibawah maupun diatas, kepala sekolah, guru, maupun peserta didik kurang dalam persiapan untuk mengimplementasikan  kurikulum baru. Misalnya saja, dari perubahan KTSP menuju kurikulum 2013. Di berbagai sekolah indonesia belum seluruhnya menerapkan kurikulum 2013.
      Tidak bisa dipungkiri bahwa perubahan kurikulum selalu mengarah pada perbaikan sistem pendidikan. Perubahan tersebut dilakukan karena dianggap belum sesuai dengan harapan yang diinginkan sehingga perlu adanya revitalisasi kurikulum. Usaha tersebut perlu dilakukan demi menciptakn generasi masa depan yang berkarakter dan menciptakan anak yang unggul dan mampu bersaing di dunia internasional.